RAKERDA 1 PDIP Provinsi Banten

RAKERDA 1 PDIP Provinsi Banten
Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) gelar RAKERDA 1 Provinsi Banten, di Aula Gedung Hj. Megawati Soekarnoputri, Sabtu (14/03/2020).

Dalam Rakerda pertama di Provinsi Banten ini dihadiri Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto, Ketua DPD PDI Perjuangan Ade Sumardi, Anggota DPR RI PDI-P Ichsan Sulistyo, Rano Karno, dr. Ribka Ciptaning, anggota DPRD Provinsi Banten H. Madsuri, Muklis, Hj. Ida Rosida Lutfi, Eri Suhaeri, anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Seluruh kader PDI-P, serta Pengurus BSPN PDIP Se- Provinsi Banten.

Sekjend DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Kader partai PDI-Perjuangan se-Provinsi Banten harus memikirkan bagaimana mampu bekerja dan meningkatkan kinerja partai yang menjunjung tinggi amanat ketua umum, dimana kader partai diharapkan bisa menjadi pelopor disetiap pergerakan, mulai dari tingkat bawah, ujarnya.

” Terutama sesuai amanat hasil Rakernas kemarin, dimana melihat masalah kesehatan terkait virus Covid-19 atau Virus Corona yang melanda dunia, bagaimana partai mempersiapkan pencegahannya dan mengajak masyarakat Indonesia dalam penanganan nya, melalui rempah-rempah yang ada di Indonesia,” jelas Hasto.

Lanjut Hasto, justru penanganan virus Corona bisa dengan membuat obat-obatan dari jamu- jamuan sehingga bisa menciptakan imunitas dalam tubuh, seperti Temu lawak, Jahe, Kunyit, Kencur dan rempah lainnya, katanya.

” Kami dari Partai berkoordinasi dan merekomendasikan Obat dengan para farmasi dan peneliti agar obat-obatan yang ada di Indonesia dapat di delegasikan sebagai obat penangkal virus Covid-19 atau Corona, karena memang jamu-jamu itu sudah biasa di konsumsi oleh masyarakat kita dan terbukti kondisi masyarakat Indonesia saat ini membingungkan masyarakat dunia karena sampai saat ini negeri kita masyarakat kita baik-baik saja, dan Virus Corona lebih sedikit kasusnya di banding dengan TBC dan Typus. ” paparnya.

Hasto mengimbau kepada seluruh kader diharapkan bisa berpolitik dengan membumi, gerak cepat dengan kondisi di masyarakat, dan kepada seluruh Rumah Sakit untuk terbuka agar bergotong royong dan membantu sosialisasi pemerintah.

dr. Ribka Ciptaning menambahkan terkait permintaan WHO agar Presiden menginformasikan bahwa Indonesia darurat Corona, itu tidak bisa karena negara kita adalah negara berdaulat, kita yang tahu kondisi di negara kita. Kita dukung kebijakan Jokowi terkait penanganan Corona. Kita tahu China punya rempah, tapi mereka tidak punya matahari seperti di negara kita. Mari kita bangun bersama optimisme untuk terus hidup sehat. Dan membangun kedaulatan di bidang kesehatan dengan obat obatan tradisional yang merupakan kekayaan negeri kita yang tidak dimiliki oleh negara lain, tututnya.

Dalam kesempatan ini Hasto melakukan Lelang donasi untuk pembangunan gedung Hj. Megawati Soekarnoputri yang belum rampung, dan terkumpul Rp. 1,3 milyar hasil donasi dari kader partai yang memang solid dan ini merupakan bukti semangat gotong royong yang ditanamkan sebagai jiwa partai

Posting Komentar

0 Komentar